AFIKRI
Menu Click to open Menus
Home » Teknologi dan Informasi » Blogging dengan Self Hosting Atau Free Hosting?

Blogging dengan Self Hosting Atau Free Hosting?

(123 Views) Agustus 28, 2018 12:59 pm | Published by | No comment

self hosting atau free hosting blog

Blogging dengan Self Hosting atau Free Hosting?

Jika anda mulai memiliki sebuah blog, mungkin bagusnya anda memakai self hosting untuk web atau blog anda.

Karena dengan blog menggunakan hosting sendiri membuat citra anda menjadi lebih profesional.

Apa itu blog/web dengan hosting sendiri/sewaan?

Mengapa hal ini kita perlukan, padahal ada platform blogging dengan hosting gratis?

Disini akan saya jelaskan secara detail platform blogging gratis dan layanan self hosting blogging.

Dan mana yang seharusnya anda pilih.

Kita tengok Pro dan Kontra nya ya.

Platform Blogging Gratis

Apa itu Platform blogging gratis ? Platform blogging gratis adalah layanan yang gratis untuk mendaftar akun, mendapatkan domain dan mengatur situs Anda. Anda dapat memulai blog gratis Anda dengan layanan seperti Blogger.com dan WordPress.com.

Menggunakan akun gratis ini memang enak, file kita disimpan di hosting-server dari layanan blog gratis tersebut, dan kita tidak usah pusing memikirkan maintenance, atau gangguan pada hosting atau data, dan menariknya ini gratis ­čśÇ

Pro dari blog gratis:

  1. Tidak ada biaya awal awal.
  2. Program gratis seperti WordPress dan Blogger mudah disiapkan dan dikelola tanpa pengetahuan desain situs web sebelumnya.

Kontra blog gratis:

  1. Kecuali Anda membayar untuk domain Anda sendiri, Anda akan memiliki domain WordPress atau Blogger yang ditempelkan ke akun Anda, seperti www.example.blogspot.com.
  2. Blog gratis tampil kurang profesional daripada yang di-hosting sendiri.
  3. Anda memiliki kontrol yang lebih sedikit terhadap blog Anda. Misalnya, orang yang menghosting sendiri blog mereka dengan perangkat lunak WordPress dapat mengunduh plugin untuk memperluas kemampuan situs web mereka. Blog WordPress gratis tidak mengizinkan ini, membatasi Anda hanya untuk beberapa opsi. Fungsi CSS dan pilihan tema juga terbatas pada platform blogging gratis.
  4. Anda memiliki jumlah bandwidth, waktu video, dan ruang memori yang terbatas.
  5. Platform gratis biasanya membatasi dengan adanya opsi iklan, yang berarti lebih sulit untuk menghasilkan uang dari blog Anda.

Jenis biaya apa yang terlibat?

Blog gratis dapat benar-benar gratis jika Anda menginginkannya. Namun, jika Anda ingin menyingkirkan “Blogspot.com” atau “WordPress.com” di nama domain Anda, Anda harus membeli dan menetapkan domain kustom Anda sendiri. Ini bisa serendah $ 10 atau kurang lebih Rp. 140.000,- ┬átergantung pada apa yang Anda pilih.

Anda juga dapat memilih untuk membeli tema premium, yang semuanya dapat menambah biaya blog Anda.

Siapa saja yang harus menggunakan blog gratis?

Blog gratis adalah yang terbaik untuk (orang-orang yang hanya baru) menjelajahi dunia blogging atau tidak terlalu serius tentang blogging. Jika Anda blogging untuk bersenang-senang, maka tentu saja mulai dengan blog gratis!

Platform Blog yang Di-Self-Hosted

Apa itu? Blog yang dihosting sendiri, adalah blog yang berada di server Anda sendiri. kebanyakan orang membayar jasa sewa pihak ketiga untuk menghosting blog / web mereka,. Situs-situs penyewaan shared hosting Indonesia sudah banyak beredar sekarang dan bagus, bagus. Pada dasarnya, perusahaan-perusahaan ini menyewakan ruang penyimpanan digital kepada pengguna untuk membuat dan menjalankan situs web.

Tentu saja disamping self hosted kita juga perlu membeli nama domain yang profesional untuk blog atau web kita, sehingga menambah citra kita sebagai blogger profesional.

Pro dari blog yang dihosting sendiri:

  1. Anda memiliki kontrol penuh atas blog Anda, termasuk tata letaknya, optimisasi mesin pencari, pendapatan iklan, fungsi tambahan, dan banyak lagi.
  2. Anda dapat menginstal tema khusus untuk merek blog Anda.
  3. Anda memiliki akses lengkap ke file anda, yang memungkinkan Anda membuat perubahan kode yang diperlukan.
  4. Menggunakan host pihak ketiga biasanya biaya hanya sekitar ratusan ribu pertahun/ sekitar Rp. 200-300 ribu rupiah.

Kontra dari blog yang dihosting sendiri:

  1. Ini membutuhkan investasi awal yang lumayan.
  2. Itu membuat blogger baru malas ngeblog karena mesti mengeluarkan biaya domain dan hosting tiap tahun.

Biaya Self Hosting.

Seperti dengan blog gratis, semua foto, nama domain, dan tema yang Anda beli akan menambah biaya Anda karena hosting sendiri. Kabar baiknya adalah hosting biasanya disewakan tahunan dan tidak terlalu mahal dibanding manfaat yang akan didapat.

Siapa yang harus menggunakan blog yang dihosting sendiri?

Karena blog yang dihosting sendiri terlihat lebih profesional dan melakukan lebih banyak fungsi, mereka paling baik untuk bisnis.

Dan juga ideal untuk individu yang ingin meningkatkan penampilan profesionalnya dan meningkatkan fungsi yang tersedia di situs webnya.

Kesimpulan

Yang menjadi pertanyaan apakah bisa kita konsisten blogging tanpa ada pemasukan uang dari blog, karena tiap tahun domain n hosting perlu dibayar?

Menurut saya pribadi biaya hosting n domain untuk blogging sepertinya tidak terlalu mahal untuk 1 tahun, apalagi saya mempunyai penghasilan sendiri yang bisa untuk membackup supaya blog (web pribadi saya tetap jalan).

Dan menariknya sebenarnya ngeblog tidak perlu keluar modal uang sih cukup daftar di situs blogspot.com atau wordpress.com yang menyediakan domain (tentu domainnya sub domain dari blogspot dan wordpress) n hosting dari mereka/free hosting, kekurangan cuma domain yang ada embel2 blogspot.com atau wordpress.com contohnya misal saya daftar di blogspot.com maka bisa saya dapat nama domain afikri.blogspot.com bukan afikri.com seperti sekarang.

Btw apakah bisa bila beli domain saja tanpa hosting kan lebih murah hanya domain saja yang dibayar pertahun.

Bisa saja kita mengarahkan dns server domain kita ke blogspot.com atau wordpress.com dan bisa menjadi domain dengan nama domain kita tanpa embel2 blogspot.com lagi dibelakangnya hanya namakita.com saja, tentu bisa.

Tetapi kekurangannya akses kita tidak sepenuhnya seperti kita memiliki domain n hosting sendiri, pasti banyak yang dibatasi oleh blogspot.com dan wordpress.com, jadi kalau kedepan terdapat kendala misal akun kita di blog oleh wordpress.com atau blogspot.com maka akses ke blog kita menjadi tertutup.

Kalau saya pribadi cenderung menggunakan domain n hosting dengan script dari wordpress.org yang bisa open source, dan saya tidak dibatasi untuk berkreasi dengan blog saya pribadi.

Mau nulis, atau tidak, mau update blog atau tidak sudah jelas bahwa saya, selama masa kontrak saya 1 tahun kedepan situs afikri.com ini beserta hosting nya masih tetap milik saya.

Credit by Ahmad Fikri

No comment for Blogging dengan Self Hosting Atau Free Hosting?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *